Month: July 2013

LIE-INJO Luan Eng: Peneliti Darah Manusia

Nama yang unik, LIE-INJO Luan Eng, saya dengar dari rekan saya, Dr. Agung Trisetyarso, melalui tweet ybs di Twitter:

“Nama orang Indonesia yang pertama kali publikasi di Nature dan single author adalah LIE-INJO Luan Eng, pada tahun 1957. Wow!”

Mempunyai publikasi di Nature adalah suatu keistimewaan. Penasaran dengan informasi tersebut, segera saya google nama LIE-INJO Luan Eng, dan segera saya sadar bahwa yang saya temukan adalah sosok penting dalam sejarah penelitian dalam bidang kedokteran di Indonesia, khususnya yang terkait dengan darah dan hereditas/genetika manusia.

Paper Lie-Injo yang pertama kali dipublikasikan di Nature ternyata bukan yang ditemukan oleh Trisetyarso, tetapi yang terbit pada tahun 1955, vol. 176 (4479), hal. 469-470, berjudulĀ Haemoglobin E in Indonesia.

Beliau tampaknya lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1956 (tesis beliau ditulis pada tahun 1956), namun tak lama kemudian hijrah ke Malaysia dan kemudian menetap di Amerika Serikat dan menjadi dosen di University of California, San Francisco.

Dari data Scopus, tercatat sekitar 100 publikasi atas nama Lie-Injo, 93 di antaranya berupa paper yang terbit di berbagai jurnal, antara lain Nature, Human Genetics, Human Heredity, Acta Haematologica, Blood, dan Hemoglobin. Publikasi terakhir beliau tentang mutasi beta-thalassemia di Indonesia terbit di American Journal of Human Genetics, tahun 1989, vol. 45 (6), hal. 971-975.

Kemungkinan Lie-Injo sudah wafat pada tahun 1990-an, namun informasi tentang kapan beliau lahir dan wafat sementara ini belum ada. Demikian juga foto beliau belum ditemukan. Bersama dengan suaminya, LIE Kian Joe, beliau diketahui sebagai pendiri Departemen Parasitologi Fakultas Kedokteran UI. Barangkali ada rekan dari Fakultas Kedokteran UI yang mempunyai informasi dan foto beliau?

HG, 09-07-2013